Posted by: henie zr on: November 21, 2008

Salah satu metode kecantikan yang terkenal saat ini adalah pemakaian susu kambing, baik untuk sabun, body lotion maupun perawatan muka. Dan jika anda perhatikan pada setiap label komposisi / ingredients pada produk saya (yes… saya selalu mencantumkan seluruh bahan yang saya gunakan untuk membuat sabun) maka akan ada kata “goat’s milk atau fresh goat’s milk”, artinya seluruh sabun memakai susu kambing sebagai bahan campuran. Saya lebih suka menggunakan susu kambing dibanding dengan susu sapi, karena khasiatnya lebih bagus dari susu sapi biasa. Ya… sabun yang dibuat dengan campuran susu kambing akan menghasilkan sabun yang sangat lembut bagi kulit, jika dipakai secara teratur akan membantu mencerahkan kulit.
“Goat’s milk is a natural emollient that helps soothe and moisturize
the skin. It contains vitamins A, B6, B12 and E. Goat’s milk has 3
times more beta-casein than cow’s milk. Caseins are easily absorbed
into the skin and allow for quick hydration of dry skin. The content of
triglycerides, capric, caprylic and caproic acid helps balance the
skin’s natural pH and promotes natural exfoliation of dry skin.”
Membuat sabun dengan memakai susu segar lebih rumit jika dibanding dengan membuat sabun dengan campuran air biasa, karena percampuran antara alkali dan susu akan menghasilkan panas yang lebih jika dibanding dengan menggunakan air biasa, dan larutan yang dihasilkan akan berwarna kuning orange, hal ini disebabkan karena protein yang terdapat pada susu. Pada awalnya, sabun yang dihasilkan akan berwarna coklat , namun lama kelamaan sabun akan berubah menjadi warna coklat muda.
Catatan : postingan ini saya buat untuk mbak Yeni di Surabaya, mohon maaf jika saya baru menuliskan sekarang, happy soaping mbak…
February 10, 2009 at 5:11 am
dear henie,aku mo nanya nih…pengertian sabun cair ap ci??n cara bkinnya gmna??alur prosesnya gtu….??
February 11, 2009 at 12:30 am
@ Windie,
Perbedaan mendasar antara sabun padat / batangan dengan sabun cair adalah pemakaian alkali yang digunakan dalam proses saponifikasi. Jika pada sabun padat memakai Natrium Hydroxide (NaOH), maka dalam pembuatan sabun cair memakai Potassium Hydroxide (KOH).
Saat ini saya baru konsentrasi pada pembuatan sabun padat, sehingga saya belum pernah mencoba untuk membuat sabun cair, demikian Windie, thanks ya…