A. Penjelasan dari sektor industri

Bisnis sabun natural di Indonesia belum banyak jika dibandingkan dengan negara – negara lain, sebagian yang ada di pasaran saat ini masih produk impor. Industri ini bersifat handmade atau handcrafted.

Natural Products Expo West / Supply Expo 2007 yang diadakan di Anaheim, California 12 Maret 2007 merupakan pameran produk natural, organik dan produk kesehatan mencatat pertumbuhan sebesar 9% pertahun. Pameran tersebut dikunjungi lebih dari 47.000 orang dan menampilkan 3.162 peserta pameran. NFM melaporkan bahwa penjualan natural bodycare mengalami pertumbuhan serupa dengan penjualan natural food. Hal ini mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk lebih memilih produk natural.

Sementara itu Sandy Maine, pemilik Sunfeather Natural Soap Company yang berlokasi di Parishville, New York telah menjalankan usaha sabun natural lebih dari 26 tahun silam. Dengan modal awal US$ 15, sekarang telah berkembang menjadi US$ 1.000.000 pertahun.

Dalam pembuatan sabun natural, bahan baku merupakan faktor yang sangat penting dalam menjalankan usaha sabun natural. Untuk Indonesia yang beriklim tropis, bahan baku yang diantaranya minyak kelapa dan mimyak sawit sangat melimpah dan relatif murah harganya, tetapi untuk minyak zaitun harus diimpor dari Spanyol.

Sedangkan resep atau formula sabun natural yang akan diproduksi harus melalui research untuk mendapatkan komposisi bahan dasar yang sesuai bagi produk yang akan dihasilkan. Perlu dicoba beberapa resep yang berbeda untuk mendapatkan komposisi yang sesuai. Dan seoring dengan berjalannya waktu, resep – resep tersebut harus dievaluasi dan diperbaiki untuk mendapatkan produk yang lebih baik.

B. Menganalisa potensi pasar

Konsumen produk sabun natural ini tidak terbatas pada kaum wanita saja, namun juga untuk kaum pria, anak – anak dan orang tua. Karena keistimewaan sabun natural adalah cocok untuk segala kulit bahkan untuk kulit yang sensitif.

Untuk mengetahui seberapa besar pemakai produk sabun natural ini dapat di bagi menjadi beberapa segmen antara lain:

  • Segmentasi berdasarkan usia

Usia dapat dikelompokkan menjadi usia muda dan anak -anak, segmen usia remaja belasan tahun, segmen usia dewasa, segmen usia lanjut. Produk perawatan tubuh untuk anak – anak berbeda dengan produk perawatan tubuh untuk segmen usia lain. Kandungan produk harus bersifat sangat lembut dan ringan. Untuk remaja belasan tahun, produk perawatn tubuh yang paling dibutuhkan adalah produksi untuk mengatasi masalah jerawat, kulit berminyak dan bau badan, mengingat bahwa anak usia belasan tahun biasanya sangat aktif. Untuk segmen usia dewasa, yaitu anatara 25 – 50 tahun, produk perawatan kulit yang dibutuhkan adalah produk dengan kadar kelembaban yang cukup. Untuk segmen usia lanjut dibutuhkan produk yang memiliki kadar kelembaban tinggi, dapat menghilangkan atau mengatasi masalah keriput dan kulit kering.

  • Segmentasi berdasarkan kemampuan ekonomi

Kemampuan ekonomi dikelompokkan menjadi segmen ekonomi rendah, ekonomi menengah dan menengah dan ekonomi tinggi. Untuk masayarakat dengan kemampuan ekonomi rendah, hal yang paling penting dari produk perawatan tubuh seperti sabun atau sampo adalah harga yang murah dengan kualitas cukup, barang – barang tersebut bisa didapatkan di warung – warung atau pasar terdekat. Untuk masyarakat menengah , yang paling penting adalah harga yang cukup terjangkau dengan kualitas yang baik, mungkin sekali – sekali untuk memanjakan diri membeli produk dengan harga yang mahal. Sedangkan untuk ekonomi tinggi, yang paling penting adalah kualitas produk karena harga tidak menjadi masalah.

Dari paparan di atas , maka dapat diproyeksikan bahwa hanya 5% dari sabun yang ada yang bisa diambil oleh bisnis ini. Perkiraan ini ditentukan berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap pasar sabun di Indonesia.

Source : dari berbagai sumber