Selama cuti bersama kemarin, saya mencoba membuat sabun dengan memakai sampel pewangi yang diberi oleh salah satu distributor yang ada di Jakarta. Masing – masing jenis pewangi tersebut adalah Sandalwood, Ginger, Jasmine, Green Tea, Lemon Orange, Herbal, Vanilla dan Lavender.

Seluruh pewangi berfungsi dengan baik, artinya aroma wanginya tidak bereaksi terhadap larutan minyak dan alkali. Salah satu proses pembuatan sabun yang membuatku suka H2C (harap – harap cemas bahkan cenderung desperate) adalah proses pencampuran pewangi ke dalam sabun. Beberapa pewangi ada yang berubah rasa menjadi “langu” bahkan begitu saya memasukkan pewangi, larutan yang semula bertekstur lembut, berubah menjadi liat  dan tidak mudahuntuk di cetak. Kalau sudah begini rasanya minat untuk membuat sabun menjadi berkurang, sepertinya saya melakukan pekerjaan yang sia – sia. Hal ini berlangsung cukup lama, kadang – kadang selama seminggu bahkan lebih saya tidak melakukan pembuatan sabun.

Namun kemarin coba – coba lagi lihat buku kuning (walaupun sekarang jaman internet, tapi membolak – balik buku kuning mempunyai keasyikan tersendiri), saya menemukan supplier untuk fragrance / essence. Setelah menelpon dan pihak sales mau memberikan beberapa sampel , semangat untuk membuat sabun bangkit lagi.

Yang membuaku agak tercekat adalah minimum pembelian, tidak bisa dalam jumlah kecil (tapi kemarin pihak salesnya bisa menerima pembelian pertama minimal 10 kg, OMG!. Pembelian selanjutnya minimal 25 kg *wakksss*) Berarti saya harus menyediakan uang sejumlah US$ 375 untuk satu macam pewangi. Sementara untuk membuat bermacam jenis sabun dibutuhkan minimal 5 jenis pewangi, selanjutnya pewangi bisa dicampur untuk kombinasi. Jadi kalau dipikir – pikir investasi paling banyak dalam pembuatan sabun adalah pewangi, mungkin bisa sampai 95% dari total investasi.

Kenapa tidak membeli pewangi dalam partai kecil yang banyak dijumpai di toko kimia biasa?, saya pernah mencobanya, tapi hasilnya pewangi tidak bisa tahan lama dan aromanya seperti sabun mandi biasa, tidak nendang istilahnya hehe….