les_miserables1

Cinta adalah bagian dari jiwa itu sendiri. Hakikat cinta dan jiwa adalah sama. Seperti jiwa cinta adalah sepercik cahaya Ilahi; seperti jiwa, cinta tak bisa lekang, tak terbagi, dan tak akan mati. Cinta adalah sebuah titik api yang berpijar di dalam diri kita, kekal dan tak terbatas, itulah pijaran yang tak bisa dihalangi apapun dan tiada yang bisa memadamkannya. Kita merasai bahkan hingga ke sumsum tulang, dan kita melihatnya memancarkan kilaunya bahkan di kedalaman langit.

****

Ketika tiada seseorang yang mencintai, matahari pun akan padam. Buku ini ditulis oleh Victor Hugo pada tahun 1862, Victor Hugo adalah
pemimpin utama Gerakan Romantisme Perancis dan salah satu sosok yang paling berpengaruh dalam kesusasteraan abad 19. Les Miserables adalah sebuah kisah luar biasa berlatar kekacauan politik di Perancis pada era sesudah kekuasaan Napoleon. Ratusan tokoh—les miserables, korban-korban malang dalam masyarakat Perancis dijalin ke dalam kisah seorang mantan narapidana, Jean Valjean (yang dihukum kerja paksa selama 19 tahun hanya gara2 mencuri sepotong roti) dan perjuangannya yang penuh keberanian untuk menebus masa lalunya. Sebuah dokumen sosial yang kuat mengenai kemiskinan, kebodohan dan kebrutalan manusia, Les Miserables juga merupakan sebuah kisah petualangan yang menjerat emosi, dan terkenal karena adegan-adegan menegangkan semisal penggambaran pertempuran di Waterloo.